Category: Akibat Lanjut Penyakit Diabetes Melitus

Akibat Lanjut Penyakit Diabetes Melitus Yang Perlu Diwaspadai

Akibat Lanjut Diabetes Melitus Bisa Diantisipasi Terjadinya Dengan Memperbaiki Pola Hidup Sehari-Hari Dan Dengan Konsumsi Obat Herbal Khusus.

Akibat Lanjut Penyakit Diabetes Melitus yang Perlu Diwaspadai

Penyakit diabetes memiliki akibat lanjut diabetes melitus yang perlu diwaspadai sejak dini. Penyakit diabetes melitus adalah penyakit yang berhubungan dengan tingginya kadar gula dalam darah akibat faktor pemicu tertentu. Kadar gula atau kadar glukosa yang tinggi akan terkontrol dengan baik jika kuantitas produksinya diimbangi dengan produksi hormon insulin yang cukup. Hormon pengontrol glukosa ini diproduksi oleh pankreas yang berlokasi di bawah hati. Dari situ, bisa kita tarik kesimpulan bahwa jika produksi hormone insulin dalam tubuh tidak optimal, besar kemungkinan lonjakan kadar gula darah akan terjadi. Faktor eksternal yang penting dan berpengaruh pada kadar glukosa dalam tubuh adalah konsumsi makanan yang tinggi kadar glukosanya, minim olahraga, memiliki riwayat keluarga pengidap diabetes, dan masih banyak lagi. Penyakit diabetes yang dialami tidak hanya berhenti sampai disitu saja.

Penyakit ini ini memiliki akibat lanjut penyakit diabetes seperti tersebut dibawah ini!

Akibat Lanjut Penyakit Diabetes

Akibat lanjut penyakit diabetes yang berbahaya dan perlu kontrol gula darah sejak dini adalah sebagai berikut:

Terjadinya gangguan fungsi mata


Ya, gangguan fungsi mata adalah salah satu dampak dari tingginya kadar gula dalam tubuh. Fungsi mata yang signifikan ini bisa terganggu karena tingginya kadar gula darah. Fungsi mata akan menurun dan bahkan mengalami kebutaan jika kadar gula darah melebihi batas yang bisa ditoleransi oleh pasien yang bersangkutan.

Gangguan Ginjal


Ginjal adalah organ penting yang fungsinya adalah untuk menyaring sari makanan yang masuk ke dalam tubuh dan mencuci darah sampai bersih. Ginjal yang menurun fungsinnya akibat gula darah tinggi akan berdampak pada kesehatan pasien yang bersangkutan. Kendalikan gula darah agar tidak berpengaruh pada komplikasi organ ginjal.

Serangan Jantung


Tidak heran jika sampai saat ini diabetes disebut sebagai penyakit yang berbahaya dan mematikan. Penyakit diabetes melitus menyerang seluruh saraf tubuh termasuk di dalamnya adalah organ vital jantung. Jantung yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh akan mengalami penurunan fungsi akibat diabetes.

Impotensi


Impotensi membabat habis kesempatan pria untuk mendapatkan keturunan. Pria yang impoten pasti akan dijauhi oleh pasangan yang secara biologis membutuhkan hubungan intim yang intens. Impotensi salah satu faktor penyebabnya adalah karena kadar gula darah yang tidak terkontrol. Jelas, harmony dalam rumah tangga akan terganggu akibat dampak buruk diabetes bagi kejantanan pria ini.
Bau Badan yang Tidak Sedap
Bau badan pengidap diabetes melitus umumnya tidak sedap. Meski secara eksternal telah dibantu dengan pemakaian deodorant, lotion, dan parfum, namun secara personal bau badan penderita diabetes tidak sedap.

Cara Mengontrol Kadar Gula

Setiap orang tentu tidak ingin menderita penyakit apapun termasuk diabetes yang berdampak pada berbagai komplikasi penyakit yang berbahaya seperti tersebut diatas. Cara mengontrol akibat lanjut diabetes melitus adalah dengan memperbaiki pola hidup sehari-hari, istirahat yang cukup, bumil dan ibu menyusui yang mengidap diabetes sebaiknya memilih melahirkan dengan bantuan tim medis, hindari konsumsi buah-buaha khusus seperti kurma basah, nanas, sawo, anggur, dan duren.

pace-blue-beery-daun jaitun

Gunakan minyak nabati dan hindari minuman beralkohol. Selain itu, sempurnakan pencegahan akibat lanjut diabetes melitus dengan mengonsumsi Hinori dari Pulau Tahiti yang diproduksi dengan teknologi canggih di Utah Amerika.

herbal diabetes Hinori

Hinori adalah obat herbal pencegah dampak buruk diabetes dengan bahan dasar citrifoliaTahiti yang akan memperbaiki fungsi pankreas untuk meningkatkan produksi insulin agar tidak terjadi akibat lanjut diabetes melitus.