Category: Perempuan Duduk 7 Jam Sehari Rentan Diabetes

Perempuan Duduk 7 Jam Sehari Rentan Diabetes

Hasil Penelitian University of Leicester di Negara Inggris

JAKARTA – Trend saat ini, perempuan sudah tidak lagi bekerja di rumah. Namun mereka sudah menjalani kehidupan modern dengan menjadi perempuan karier. Saking sibuknya, mereka seakan lupa menjaga kesehatan dan memperhatikan keluarga demi mengejar karier.

Seperti penemuan terbaru menunjukkan, perempuan yang duduk sampai tujuh jam sehari akibat bekerja, memiliki risiko lebih besar terkena diabetes tipe dua. Secara lebih lanjut, perempuan yang menghabiskan waktu paling banyak untuk duduk selama seminggu lebih senderung menunjukkan tanda-tanda awal penyakit ini daripada mereka yang lebih aktif bergerak.

Studi yang dilakukan para peneliti dari University of Leicester di Inggris menyatakan tes darah menunjukkan kadar penanda bagi perempuan untuk mendeteksi diabetes saat mereka terlalu banyak duduk. Namun para peneliti tidak menemukan hubungan ini pada pria.

Tim peneliti dari University of Leicester meneliti 505 pria dan 505 perempuan dan menanyai mereka tentang bagaimana mereka menghabiskan banyak waktu duduk selama seminggu. Setiap relawan juga menjalani tes untuk mengukur tingkat bahan kimia tertentu dalam darah mereka dan dihubungkan dengan timbulnya diabetes.

Penelitian yang diterbitkan di American Journal of Preventive Medicine, para perempuan yang duduk terpanjang memiliki kadar insulin, hormon yang mengatur gula darah dalam tubuh. Kadar insulin dibesarkan menunjukkan tubuh menjadi resisten terhadap hormon dan diabetes mulai berkembang.

Mereka juga memiliki reaksi yang lebih tinggi protein C-reaktif, leptin, adinopectin dan interleukin-6, semua bahan kimia yang dilepaskan oleh jaringan lemak di perut dan mengarah ke peradangan berbahaya.

Tapi hasil yang sama tidak ditemukan pada pria. Dalam laporan temuan mereka, peneliti mengatakan mungkin bahwa perempuan lebih ringan daripada pria selama perilaku menetap, atau bahwa pria yang telah melakukan lebih banyak aktivitas kuat sekali mereka bisa bergerak.

“Studi ini memberikan bukti baru bahwa tingkat yang lebih tinggi waktu duduk, independen dari aktivitas fisik, memiliki dampak merusak pada resistensi insulin dan kronis tingkat rendah peradangan pada wanita bukan pria. Ini menunjukkan memungkinkan perempuan untuk menghabiskan lebih sedikit waktu duduk merupakan faktor penting dalam mencegah penyakit kronis”, ujar para peneliti seperti dilansir dari Dailymail, Kamis (23/2).

herbal diabetes Hinori