Category: Info Terkini Diabetes di Jakarta

Info Terkini Diabetes di Jakarta

Info Terkini Diabetes di Jakarta

 

Jakarta – Penyakit “Simanis” atau yang lebih kita kenal Diabetes Melitus atau diabetes , bisa jadi penyakit mematikan bila tidak ditangani secara serius. Padahal jumlah penderita diabetes saat ini telah mencapai 8,4 juta orang pada tahun 2000, dan diperkirakan meningkat menjadi lebih dari 21,3 juta di seluruh dunia pada tahun 2030.

Negara-negara berkembang pun turut andil dalam menambah jumlah penderita diabetes, karena penduduknya mengalami perubahan gaya hidup dari tradisional ke gaya hidup moderen. Hal ini mengemuka dalam seminar “Simanis dengan Komplikasi yang Dapat Mematikan”, Sabtu, (30/8), dalam menyambut HUT ke-110 Rumah Sakit PGI Cikini. Seminar itu dibawakan oleh ahli diabetes diantaranya Endang Susalit, Slamet Suyono, GB Roselinda, Dasnan Ismail, Resemin Sijabat, Tetty Sunaryo.
Dasnan Ismail mengatakan, diabetes adalah sekumpulan gejala yang timbul pada seseorang disebabkan peningkatan kadar gula darah akibat kekurangan insulin absolut. Asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh langsung diolah menjadi gula (glukosa) secara kimiawi di hati. Gula sebagian akan dikeluarkan ke pembuluh darah, sebagian lagi akan disimpan di dalam hati.


Sedangkan Slamet Suyono mengemukakan, setidaknya ada tiga gejala diabetes seperti poliuria (banyak kencing), polidipsi (banyak minum/haus), dan polifagia (banyak makan, merasa lapar terus-menerus).

Untuk mencegah penyakit diabetes, Dr GB Roselinda menjelaskan, harus ada edukasi terutama di kota-kota kecil dan daerah terpencil. Tujuan edukasi ini dalam jangka pendek untuk meningkatkan pengetahuan, mengubah perilaku dan meningkatkan kualitas hidup, sedangkan tujuan jangka panjangnya ialah penyandang diabetes dapat merawat diri sendiri, mengurangi komplikasi akut dan kronis, serta tetap produktif.

Slamet Suyono juga memberikan tips bagi penderita diabetes, yakni antara lain memeriksakan kadar gula terlebih dahulu sebelum berolahraga erobik, dan berhati-hati jika mempunyai luka pada kaki. Untuk penderita dengan komplikasi syaraf harus menghindari gerakan dengan beban, tetapi renang dan bersepeda diperbolehkan. (cr-4)

Sumber: http://www.sinarharapan.co.id

Jika Anda ingin mengetahui Harga dan Cara Pesan Hinori untuk mengatasi Diabetes Melitus