Category: Testimoni

Testimoni Diabetes Melitus

 Testimoni Diabetes Melitus

Testimoni Kesembuhan Mirna. S. Prasaja Dari Diabetes Melitus

Diabetes Melitus Testimoni Mirna

Hinori Yogyakarta. Penyakit diabetes melitus yang diderita Mirna S. Prasaja. Bukan karena pola hidup yang tidak sehat semata, namun sakit yang ia derita merupakan warisan genetik dari orang tua yang juga menderita diabetes melitus. Awalnya, Mirna tidak menyadari penderitaannya, baginya sering buang air kecil dan lemas-lemas adalah hal biasa dan wajar. Namun lambat laun hal itu menganggu hidupnya. Karenanya Mirna mencoba mencari jawabannya melalui ilmu medis.

Hinori Yogyakarta. Kekhawatiran Mirna terjawab, dokter menyatakan bahwa gula darahnya tinggi, begitu juga dengan SGOT, SGPT serta diketahui pula bahwa Mirna mengalalami asam urat yang tinggi.

“Informasi tersebut cukup mengejutkan saya, namun saya hanya bisa pasrah dan menurut saja apa yang dianjurkan dokter” ujar Mirna.

Hinori Yogyakarta. Beberapa hari berikutnya sang Paman yang mendengar hal tersebut menyodorkan Mirna Hinori citrifolia untuk membantu meminimalisir deritanya. Dalam hitungan minggu, gula darah, SGOT, SGPT dan asam uratnya turun drastis. Yang lebih mengejutkan Mirna adalah luka di ibu jari yang tidak sembuh selama berbulan bulan, akhirnya sirna dengan mengompresnya dengan Hinori citrifolia selama seminggu. Ketakjuban Mirna akan khasiat Hinori citrifolia bertambah ketika Hinori citrifolia menurunkan demamnya yang tinggi ketika menderita Tipus,

“Dosisnya 20cc setiap jam sekali, Alhamdulillaah trombosit saya kembali normal. Saya merasa bersyukur atas mukjizat yang diberikan ALLAH SWT melalui Hinori citrifolia” cerita Mirna.

Terapi Diabetes | Menangani Diabetes Melitus 40 Tahun | Testimoni Yusuf Ikhsan

Hinori Yogyakarta. Namun semenjak ia rutin mengonsumsi Hinori citrifolia April 2008 lalu, gula darahnya yang selalu berkisar 200 keatas, kini berangsur normal menjadi 140. “Sebelum saya menjalani shalat Tahajud, saya mengonsumsi Hinori citrifolia dahulu,” cerita kakek delapan cucu ini.

Cobaan yang diujikan ALLAH SWT kepada Yusuf Ikhsan mencapai puncaknya pada 2003 silam. Sesak nafas yang berkepanjangan, tidak bisa buang air kecil, hingga badannya yang tidak bisa bergerak menjadi pelengkap kasih sayang ALLAH kepadanya. Sudah beragam cara, baik medis maupun alternatif untuk mencari kesembuhan, namun kesembuhan tak jua menyapa. “Saya hanya berikhtiar, hasilnya saya pasrahkan kepada ALLAH SWT,” tegasnya.

Hinori Yogyakarta. Memasuki tahun ketiga penderitaannya, Yusuf diperkenalkan Hinori citrifolia oleh anaknya Natalia Susianingrum. Awalnya Hinori citrifolia ditolak mentah-mentah oleh Yusuf, “Katanya jamu! Jamu kok manis, mana bisa buat diabetes melitus ku, yang ada malah tambah parah,” ungkapnya dulu. Sekitar 3 tahun anak dan istrinya harus bersabar untuk mengajak Yusuf meminum Hinori citrifolia secara rutin.

April 2008 lalu, dengan bujukan dan rayuan, akhirnya Yusuf mau mengonsumsi Hinori citrifoliasecara rutin. Setiap pagi, sore, dan menjelang sholat Tahajud menjadi jadwall rutinnya mengonsumsiHinori citrifolia. Hanya berselang 7 bulan mengonsumsi Hinori citrifolia secara rutin, Yusuf Ikhsan kaget melihat hasil lab untuk gula darahnya yang berkisar 140. “Selama 40 tahun belum pernah gula darah saya berkisar kepala angka 1, minimal angka 2.”

Hinori Yogyakarta. “Alhamdulillah derita saya selama 40 tahun bisa terobati. Dulu saya antipati terhadap jus ini, justru sekarang saya amat membutuhkannya. Karena itu pada kesempatan testimoni ini Hinori citrifolia menjadi mediasi kesembuhan diabetes melitus saya. Saya menganjurkan pada mereka yang masih ragu untuk mengonsumsinya. Saya adalah bukti nyata keampuhan jus citrifolia asal tahiti ini. Ingat doa yang diselaraskan dengan ikhtiar adalah solusi terbaik. Artinya keyakinan menjadi faktor penting dalam usaha kesembuhan diri. Dan Hinori citrifolia menjadi mediasi tepat untuk kesehatan.”

Penyakit Gula Diabetes | Testimoni Kesembuhan Aminudian : Waspada Kesehatan Di Hari Tua

Hinori Yogyakarta.  Usia senja menjadi momok bagi sebagian orang terhadap kesehatan mereka. Begitu pula yang dialami oleh Aminudin, 66 tahun. Menginjak masa tua Aminudin mulai khawatir akan tingkat kesehatan yang semakin menurun, “Bertambahnya usia bukan berarti bertambah pula nikmat yang diberikan Allah SWT,” tegasnya.

Hinori Yogyakarta.  Sejak usia 50 tahun, Aminudin mengalami penurunan nikmat sehat yang diturunkan Allah SWT, mulanya, Aminudin menderita Hipertensi. Ia pun diminta dokter untuk mengurangi makanan yang berpotensi memicu tekanan darahnya. Belum lagi fungsi jantungnya yang semakin tahun semakin menurun kinerjanya. “Saya sempat dioperasi akibat penyumbatan pada jantung,” cerita Aminudin. Saat usianya menginjak 65 tahun Aminudin divonis dokter mengidap penyakit gula, gula darahnya mencapai lebih dari 220.

Hinori Yogyakarta.  Tingginya penyakit gula Aminudin membuatnya mudah terserang Penyakit Kulit. Karenanya Aminudin harus menjalani diet ketat untuk mengontrol gula darahnya. “Inilah puncak penderitaan saya, saya tidak bisa makan bebas,” katanya.

Hinori Yogyakarta.  Agustus silam, saat Aminudian menghadiri pengajian di dekat rumahnya, oleh tuan rumah Aminudin di kenalkan Hinori citrifolia untuk mengatasi penyakit gula nya. “Saya penasaran dan mencobanya, sehari saya minum 2 x 30 cc,” ungkapnya. Ketika ia mendengarkan pemaparan Dr. Amarullah tentang dosis yang diperlukan untuk penyakit gula, Aminudian melipatgandakan dosis konsumsi Hinori citrifolia.

Hinori Yogyakarta.  Dalam waktu 3 bulan, penyakit gula yang ia derita berangsur-angsur membaik, bahkan dokter yang merawat Aminudian sempat bingung dengan hasil medisnya. penyakit gula Aminudian kembali normal, fungsi jantung serta penyumbatan jantung semakin membaik. “Alhamdulillah Allah SWT telah mengutus Hinori citrifolia sebagai obat alami untuk kesehatan saya,” ujarnya senang.

KencingManis | Testimoni Kesembuhan Sriyati Dari KencingManis Komplikasi Ganggren

Hinori Yogyakarta. Vonis amputasi sudah sempat dilayangkan pihak medis kepada Ibunda kami, Sriyati, ujar M. S. Yahya, putra Sriyati yang menetap di Blitar, Jawa Timur. Sejak saya duduk dibangku SMA, ibu sudah menderita kencing manis. Selama ini kami hanya mengupayakan upaya medis sederhana dan pengobatan alternatif, untuk menanggulangi derita kencing manis yang ibu alami.

Hinori Yogyakarta. Menjelang bulan puasa tahun 2007, kami dipertemukan dengan Hinori sebagai mediasi kesembuhan ibu. Alhamdulillah Allah mengijinkan penyakit kencing manis ibu terobati dengan mengonsumsi Hinori citrifolia 7x20cc setiap hari selama dua bulan.

Hinori Yogyakarta. Bulan puasa 2007 menjadi puncak penderitaan ibu kami. Gula darah dalam tubuhnya mencapai angka 474. Ibu sempat tak bisa berjalan karena bengkak dan luka dikakinya. Hal tersebut juga membuatnya mendapatkan vonis amputasi oleh dokter. Sebuah solusi yang tidak diinginkan oleh ibu kami dan kami semua. Sambil mencari alternatif pengobatan lain, kami diperkenalkan oleh Hinori citrifolia.

Hinori Yogyakarta. Minggu pertama mengonsumsi Hinori citrifolia, ibu sudah mulai enak makan. Biasanya ibu tidak bisa makan apapun, karena penyempitan ditenggorokannya. belum lagi masalah jantung yang mendera tubuhnya, sampai-sampai lambung dan paru-parunya ikut mengalami kerusakan. Tapi semuanya berangsur membaik dan normal.

Hinori Yogyakarta. Sebulan kemudian, bengkak serta luka dikaki ibu berangsur-angsur membaik. ibu sudah bisa berjalan, bahkan keluhan penglihatan dimatanya juga semakin berkurang. dari sinilah saya yakin bahwa kandungan di dalam Hinori citrifolia yang bisa mengatasi masalah kencing manis adalah benar adanya. Saya hanya ingin menekankan, jika Allah SWT menciptakan sesuatu pasti ada manfaatnya, buah citrifolia dari tahiti bisa menjadi penawar penyakit kencing manis yang dialami ibu saya.

Luka Diabetes Sembuh Lencir dgn 1 botol TNBB Kasminten (Rifqi Tri Harjo)

Hinori Yogyakarta. Nenek saya, Ibu Kasminten (82th) jatuh dari kamar mandi dan mengalami patah tulang pada lengan

sehingga harus dioperasi. Karena beliau menderita diabetes, bekas jahitan operasi menjadi luka yang susah kering, memborok, gatal dan bernanah. Berbulan-bulan kami sekeluarga sangat prihatin dengan keadaan ini. Apalagi keadaan beliau juga sangat lemah sehingga harus sering berbaring dan menggunakan kursi roda. Hingga akhirnya saya mengenal Hinori Bioactive beverage (TNBB) dalam sebuah seminar di Sidoarjo. Awalnya saya tidak yakin dan tidak suka produk MLM. Namun karena penjelasan produk yang masuk akal akhirnya kami mengonsumsikan TNBB pada nenek dengan dosis 60ml pagi dan menjelang tidur

Hinori Yogyakarta. Dua hari setelah mengkonsumsi TNBB luka mulai mengering meski belum sempurna namun terjadi perubahan energi yang dirasakan beliau. Badan beliau menjadi tidak lemas dan terasa lebih sehat. Seminggu kemudian botol pertama habis, kami membelikan TNBB lagi untuk beliau dan kami sangat terkejut saat menjenguk beliau karena lukanya sudah sembuh, bersih dan halus. Betapa bahagianya ayah saya ketika melihat Ibu nya sudah sehat kembali setelah selama kurang lebih 6 bulan keadaannya sungguh memprihatinkan. Kini keadaan nenek saya jauh lebih baik dari sebelumnya. Beliau tidak lagi menggunakan kursi roda, makannya lahap, dan bisa datang ke acara dimana saya sedang mengikuti lomba atau sebuah kontes sebagai supporter bersama anggota keluarga yang lain. Betapa bahagianya saya dan keluarga dengan keadaan ini. Terima kasih Allah, terima kasih TNBB

Diabetes Melitus | Testimoni Bu Ilsa Denpasar

Dear Pak Daniel & Mbak Yulie,

Hope this mail finds you well.

Berikut ini saya ingin berbagi pengalaman pribadi mengkonsumsi Hinori.

Keluhan:

  • Tekanan gula darah pernah mencapai 450

  • Sering kesemutan pada kaki dan tangan.

  • Sering terjadi pembengkakan pada kaki apabila duduk lebih dari 30 menit.

  • Sering terjadi pembengkakan pada jari-jari tangan pada saat bangun pagi.

  • Sering merasakan ada sesuatu jalan-jalan di perut pada saat tidur malam.

  • Sering mengalami sesak napas di malam hari.

  • Perut dibawah dada membesar (seputar lever).

  • Susah tidur malam.

  • Kulit wajah sedikit kusam dan lingkar pinggang tidak proporsional.

Proses Detoksifikasi

  • Setelah botol kedua, saya mengalami flu dan sakit kepala dan terkadang sakit kepala sebelah seperti migran.

  • Sambil terus komsumsi botol ketiga, saya mengalami seperti gurah yaitu keluar dahak (dari hidung dan batuk) berwarna kuning menggumpal.

  • Pengeluaran dahak berjalan sekitar 2 mingguan.

  • Selain pengeluaran dahak, karena meminum banyak air sesuai anjuran, saya mengalami buang air kecil yang banyak dan sering dengan air seni yang keruh.

  • Saat ini saya sedang mengkonsumsi botol ke empat dan masih mengalami sakit ditempat-tempat yang berpenyakit seperti di jari kaki dan kaki. Namun saya percaya bahwa ini merupakan bagian dari penyembuhan

Perubahan setelah mengkonsumsi Hinori selama sebulan sebanyak 4 botol

  • Tekanan gula darah – Normal

  • Sering kesemutan pada kaki dan tangan – Hilang sama sekali

  • Sering terjadi pembengkakan pada kaki apabila duduk lebih dari 30 menit – Terkadang masih terjadi namun hanya sedikit

  • Sering terjadi pembengkakan pada jari-jari tangan pada saat bangun pagi – Hilang sama sekali

  • Sering merasakan ada sesuatu jalan-jalan di perut pada saat tidur malam – Tidak terasa lagi / hilang sama sekali

  • Sering mengalami sesak napas di malam hari – Tidak pernah mengalami lagi

  • Perut dibawah dada membesar / membengkak (seputar lever) – Tidak terlihat besar / bengkak lagi (menjadi lebih langsing)

  • Susah tidur malam – Kualitas tidur meningkat

  • Kulit wajah sedikit kusam dan lingkar pinggang tidak proporsional – Wajah lebih cerah dan bentuk tubuh lebih langsing dari sebelumnya

  • Lebih suka memakan sayur-sayuran dan buah-buahan

Demikian testimonial ini saya sampaikan, semoga dapat menjadi anjuran dan manfaat bagi orang-orang lain.

Saya akan terus memberikan testimoni di kemudian hari tentang perkembangan kesehatan saya. Terimakasih.

Best regards,

Ilsa

Untuk melihat testimoni lainnya silahkan klik Testimoni Diabetes Melitus

Testimoni Bapak Irwan Pekanbaru

Maaf pak Daniel, baru dibalas. Alhamdulillah sekarang sy tdk lemas lg. Kayaknya bangun pagi enteng aja badan ndak capek.. Yg teristimewa penaku udah bagus dituliskan kayak muda lagi rasanya. Terima kasih ya Allah, terimakasih jg pak Daniel.

Untuk melihat testimoni lainnya silahkan klik Testimoni Diabetes Melitus